Halaman

Sabtu, 24 Desember 2011

The Night Before Christmas

“Ah…anda sudah sampai, nona” sambut George ketika melihat Candy sedang berdiri di depan pintu masuk “Silahkan masuk. Saya sudah menyiapkan kamar untuk anda” lanjutnya sambil membawakan koper Candy.

Candy mengangguk dan mengikuti George menuju kamar yang akan ditempatinya.

“George, Albert…maksudku paman William. Beliau ada di mana?”

“Tuan William belum datang, nona”

“Apa belum datang?” tanya Candy “lalu untuk apa dia menyuruhku ke mari?”


A Christmas Gift For You (2 of 2-end)

Malam ini adalah malam natal. Para tamu yang menginap di pondok-pondok peristirahatan berkumpul di gedung serba guna, untuk merayakannya. Acara perayaan natal itu diawali dengan pertunjukan drama “Gadis penjual korek api” yang dimainkan oleh Maya dan teman-temannya.

Seusai pertunjukan selesai, mereka masih berkumpul di sana karena panitia juga mengadakan pesta natal.

Maya memandang ke sekeliling ruangan itu, matanya mencari sosok Masumi.

Tadi ketika ia sedang melakukan pertunjukan, ia dapat melihat Masumi yang sedang duduk bersama tamu yang lain, menonton pertunjukannya. Tapi kini Masumi tidak terlihat.

Tanpa sadar, maya menghela napasnya kecewa.

Kamis, 22 Desember 2011

A Christmas Gift For You (1 of 2)

Pagi terasa dingin saat Maya terbangun dari tidurnya. Ia pun lalu membuka tirai jendela kamarnya dan melihat keluar.

“Wah…putih semua….” Seru Maya ketika melihat pemandangan putih diluar akibat salju yang turun semalam.

Bergegas ia memakai syalnya dan membuka pintu kamar serta berlari keluar.

Sesampainya di luar, Maya berjalan ke sana kemari, meninggalkan jejak kakinya di mana-mana sambil menikmati pemandangan putih di sekelilingnya. Ia lalu membungkukkan badannya dan mengambil segenggam salju dan membentuknya menjadi bola-bola.

Tiba-tiba, senyum jahil menghias wajah Maya ketika ia melihat Rei yang baru keluar dari pondok peristirahatan dan sedang merentangkan tangannya dan menguap.

“Bruk…”


Kamis, 15 Desember 2011

Story About You and Him #5

“Maya…kamu sedang apa?” tanya Koji sambil menepuk bahu Maya perlahan dan membuat Maya menoleh.

“Koji?” ucapmu yang melihat pria muda itu “Aish…mengapa Koji bersama Maya?”tanyamu.

Lalu kamu menoleh menatap Masumi.

“Masumi….ayo kita datangi mereka…dan jauhi Maya dari Koji” ucapmu sambil menarik tangannya.

Melihat Maya yang menoleh, Masumi tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dia malah menyeretmu menuju……menuju……


Sabtu, 03 Desember 2011

1001 Mawar Ungu part 02


Masumi segera bergegas ke arah gadis itu. Tapi gadis itu keburu berbaur dengan kerumunan orang dan menghilang dari pandangannya.

“Maya…itu kamu…itu pasti kamu” gumam Masumi sambil mengedarkan pandangannya. Matanya terus mencari sosok gadis itu.

“Di mana kamu berada? Di manaaaa?” tanyanya terus sambil menyusuri jalan di sekitar situ.

Sampai akhirnya, ia menemukan kembali sosok itu. Gadis yang memakai yukata biru yang tadi dilihatnya sedang memilih mainan di sebuah kios.

Masumi pun segera mendekati gadis itu.

“Mungil…” katanya sambil menarik lengan gadis itu dan hendak membalikkan badan si gadis.