Halaman

Sabtu, 28 Januari 2012

Tidaaak......part 3

(Lanjutan cerita ini kembali dibuat oleh :Mia HayƤmi)

‘’Begini Rei, biar aku jelaskan. Aku dan pak Masumi sekarang....’’

‘’Aku mengantar Maya kesini untuk mengambil pakaiannya’’jawab Masumi.

‘’Pakaian? Memangnya Maya akan pergi kemana?’’. Rei terlihat kebingungan.

‘’Begini Rei aku dan Pak Masumi akan....’’

‘’Kami akan tinggal bersama’’lanjut Masumi.

Rei nampak sangat terkejut.’’Apaaaa....tinggal bersama, tapi bagaimana bisa?’’

’’Pak Masumiiii....’’. Maya menyenggol pinggangnya.

’’Kau kenapa sih? Sakit tahu’’.

‘’Habis pak Masumi selalu memotong pembicaraanku’’.

‘’Aku akan bermaksud baik membantumu bicara pada Rei. Bukannya berterima kasih malah menyenggol pinggangku sampai sakit’’.

‘’Rasakan itu....’’

‘’Mayaaaa....’’. Masumi mulai terlihat kesal sekaligus gemas dengan sikap kekasihnya.


Rabu, 25 Januari 2012

Tidaaak......part 2

(cerita ini kembali dilanjut oleh :Nisa Nurul Aziemi)

Kekasih… Jadi… aku ini sudah resmi jadi kekasihnya Pak Masumi yaa? Pasti bohong kan?

Kemudian Maya mencubit pipinya, “aaaawwww! Sakiit!” jeritnya sambil mengusap-usap pipi kanannya.

 Berarti benar. Aku jadi kekasihnya Pak Masumi…Hihi… Pak Masumi… pipi Maya merona dadu. Lalu dia mengingat Pak Masumi yang tadi mendatanginya di taman. Dia tidak jadi menikah dengan Nona Shiori… tadi dia bilang, karena aku berteriak di gereja, malah menyadarkannya… Horeee… aku berhasiill…

Sejak sampai di rumah, Maya tidak bisa berhenti memikirkan Masumi. Berikut fakta kalau Masumi sudah menobatkannya sebagai ‘kekasih’.

Dan Pak Masumi juga berjanji akan menghubungiku lagi, mau mengajakku kencan. KYAAA!!! Maya kembali menjerit kesenangan dalam hati.

Ketika Maya datang ke gereja tadi, dia sama sekali tidak menyangka kalau teriakan putus asanya itu akan menghasilkan efek sedemikian besar. Terlebih saat orang-orang yang berpakaian serba hitam itu melemparkan Maya keluar gereja, rasanya dia sudah ingin mati saja.

“Maya…”


Jumat, 20 Januari 2012

1001 Mawar Ungu part 03


Maya masih menatap arah kepergian mobil Masumi, walaupun mobilnya sudah tidak terlihat lagi.

“Pak…Masumi….maafkan….maafkanlah aku……dan semoga anda selalu berbahagia…..” ucapnya dalam hati.

Tanpa Maya menyadari, Ryu mendekati Maya dan menepuk bahunya perlahan.

“Maya…..” panggilnya pelan.

Cepat-cepat, Maya mengusap air mata yang menggenang di kedua matanya kemudian berbalik menatap Ryu.

“Kak Ryu----“

“Maya, boleh aku menanyakan sesuatu?”

Maya mengangguk.

“Siapa dia?” tanya Ryu dengan hati-hati.

“Eh..?”

“Pria itu….” Ucap Ryu “Kamu sebenarnya mengenalnya kan?”

Maya diam dan menundukkan kepalanya. Perlahan, ia menganggukkan kepalanya.

“Lalu…mengapa kamu pura-pura tidak mengenalnya?” tanya Ryu lagi.


Rabu, 18 Januari 2012

Tidaaak......part 1

“Pak sopir, bisa lebih cepat?”tanyaku sambil melirik arloji.

“Maaf, nona” sahut sopir taksi itu “Tapi anda bisa melihatnya sendiri jalan sangat macet”

“Ta..tapi-------“ ucapku sambil kembali melirik arlojiku “Kalau begini, aku bisa terlambat…….”

Aku segera mngeluarkan dompetku dan mengeluarkan beberapa yen dan menyerahkannya pada sopir taksi.

“Aku turun saja di sini” ucapku sambil keluar dari taksi.

“Nona…kembaliannya?”

“Untuk anda saja, pak” sahutku sambil berlari.

Aku berlari dan terus berlari menuju gereja yang masih berada beberapa blok lagi dari sini.

Aku tidak boleh terlambat…tidak boleh……

Hari ini adalah hari pernikahan pak Masumi, mawar unguku dengan nona Shiori. Dan aku ingin melihatnya secara langsung pernikahan mereka dengan mata kepalaku sendiri, jadi aku berlari menuju gereja….

Rabu, 04 Januari 2012

Tamu Spesial di Penghujung Tahun (2 of 2-end)

Maya mengajak Candy ke pondoknya karena Masumi dan Albert masih mempunyai sesuatu yang harus di kerjakan. Sesampainya di pondok, Maya memperkenalkan Candy pada teman-temannya.

Setelah itu, mereka bersepeda keliling area peristirahatan dan berhenti di sebuah hutan kecil yang ada di sana, sambil menikmati bekal mereka.

“Apa pekerjaanmu, Candy?” tanya Rei.

“Oh..aku adalah seorang perawat” sahut Candy sambil memakan bekalnya.

“Perawat?”


Minggu, 01 Januari 2012

Tamu Spesial di Penghujung Tahun (1 of 2)

Maya memandangi ponselnya sambil berbaring telungkup di sofa. Ponsel itu pemberian Masumi, sebelum ia pergi ke Tokyo. Ya….sehari setelah natal, Masumi memang kembali ke Tokyo untuk menjemput tamunya yang datang dari Amerika. Tapi Masumi berjanji pada Maya akan segera kembali ke pondok secepatnya untuk merayakan tahun baru bersama.

“Huh….pak Masumi ke mana sih?” gerutu Maya “Masa sampai sekarang tidak juga menelponku” lanjutnya kesal.

Rei yang masuk ke dalam pondok, menghela napasnya melihat tingkah Maya.

Rei dan teman-temannya memang sudah mengetahui bahwa Maya dan Masumi adalah sepasang kekasih, sejak beberapa hari yang lalu, tepatnya ketika hari natal. Ya…..di hari natal itu…………