Setelah Ryu
menghentikan mobilnya di depan kantor polisi, Maya bergegas keluar diikuti Kaoru.
Dengan setengah berlari, ia masuk ke dalam dan mengedarkan pandangannya,
mencari keberadaan Masumi. Dan ia pun melihat Masumi yang sedang duduk
membelakanginya dan berbicara dengan seorang polisi.
"Pak Masumiiii...." panggil Maya sambil menghampiri Masumi.
Masumi yang mendengar panggilan Maya perlahan membalikkan badannya. "Mu...mungil...." ucapnya sambil berdiri dari duduknya
Maya mendekati Masumi dan memegang lengannya. "Maaf...maafkan aku, pak Masumi" ucap maya sambil menatap lekat Masumi.
"Eh?maaf?"Kening Masumi berkerut. "Mengapa kamu minta maaf padaku?”
"Karena.....semua ini gara-gara aku" jawab Maya "gara-gara aku, anda jadi harus berurusan dengan polisi"
"Tidak mungil. Ini bukan--"
"Pak Masumiiii...." panggil Maya sambil menghampiri Masumi.
Masumi yang mendengar panggilan Maya perlahan membalikkan badannya. "Mu...mungil...." ucapnya sambil berdiri dari duduknya
Maya mendekati Masumi dan memegang lengannya. "Maaf...maafkan aku, pak Masumi" ucap maya sambil menatap lekat Masumi.
"Eh?maaf?"Kening Masumi berkerut. "Mengapa kamu minta maaf padaku?”
"Karena.....semua ini gara-gara aku" jawab Maya "gara-gara aku, anda jadi harus berurusan dengan polisi"
"Tidak mungil. Ini bukan--"








